Saturday, December 31, 2011

8 Cara Melindungi Komputer Dari Serangan Luar



pencuri 150x150 Tips: 8 Cara Melindungi Komputer Dari Serangan Luar
Setiap kali komputer terhubung ke Internet maka komputer dan semua penghuninya icon smile Tips: 8 Cara Melindungi Komputer Dari Serangan Luar data/informasi yang disimpan di hardisk menjadi beresiko terserang virus dan malware atau sejenisnya yang mampu mengganggu bahkan merusak komputer itu sendiri. Berikut petikan gitar icon biggrin Tips: 8 Cara Melindungi Komputer Dari Serangan Luar dari Roger Thompson selaku Chief Security Officer dari AVG Technologies mengatakan:
Satu hal yang paling penting untuk dipahami adalah bahwa 99% dari semua serangan sekarang berasal dari Web. Ketika Anda memulai browsing, serangan itu dimulai dari tempat yang dianggap aman oleh pengguna yaitu “inside_ firewall” sehingga menciptakan ruang yang terpercaya dan jika si korban mengunjungi situs-situs tertentu maka kode serangan yang telah tertanam di firewall tersebut akan beraksi dengan mengeksekusi kode attack langsung di komputer.
Jadi apa yang kita butuhkan di komputer kita untuk melindungi data kita? Thompson juga mengatakan bahwa cara terbaik untuk mengatur keamanan komputer adalah dengan melalui lapisan keamanan, sehingga jika satu bidang perlindungan hanya efektif 75 persen maka lapisan berikutnya akan menutup semua lubang.
firewall Tips: 8 Cara Melindungi Komputer Dari Serangan Luar
Lapisan keamanan tersebut harus mencakup sebagai berikut:
  1. Firewall. Firewall melindungi komputer dari penyusup luar, Menurut Microsoft ada beberapa pilihan untuk firewall seperti perangkat lunak dan wireless router firewall.
  2. Scanner. Seperti antivirus, antimalware dan antispywaresoftware. Ini melindungi komputer dari virus, Trojan, worm, rootkit dan serangan sejenisnya, untuk yang satu ini program-program tersebut biasanya telah dibundel menjadi satu.
  3. Aplikasi Web: pemindai tes web server untuk file berbahaya dan masalah lain.
  4. Sebuah lapisan pemantauan. Menurut Thompson, ini merupakan sebuah pemantau untuk memonitor perilaku berbahaya. Sebagai contoh, sebuah program baru yang menginstal sendiri sehingga bertahan reboot dan pemantauan keystrokes sangat sensitif dengan perilaku monitor.
  5. Versi terbaru dari browser favorit Anda. lakukan update pada browser anda karena selalu terdapat bugs yang terus diperbaiki pada generasi terbarunya.
  6. Pembatasan berbasis jaringan dan pengguna perangkat lunak manajemen. Dengan asumsi apabila Satu komputer terinfeksi maka dapat merusak seluruh jaringan.
  7. Software Enkripsi Data. Menjaga data kita aman dengan enkripsi.
  8. System cadangan Online. Bisa memberi akses ke data kita apabila terjadi kasus pencurian atau malfungsi komputer.

Tips Merawat Flashdisk



Flashdisk sudah melekat menjadi kebutuhan bagi semua pengguna komputer. Hal ini dikarenakan akan kebutuhan kita yang akan adanya wadah portable (ringkas, ringan dan mudah dibawa kemana-mana) sebagai media peyimpan data.
Flashdisk rentan sekali mengalami kerusakan, yang tentunya akan mempengaruhi seluruh data-data yang kita miliki didalamnya. Banyak faktor kerusakan pada flashdisk pada umumnya disebabkan beberapa hal seperti kelalaian kita dalam menggunakannya, virus serta hal-hal lainnya.
Guna menjaga data yang kita miliki agar tetap dalam keadaan baik dan memperpanjang usia flashdisk, akan lebih baik bila kita mencermati beberapa tips berikut ini :
  1. Memberikan perlindungan pada flashdisk (terutama komponen logam kecilnya/sirkuit), dengan selalu menggunakan penutupnya/jika ada. Bila jenis yang tidak menggunakan wadah/tutup, lebih baik selalu berhati-hati dalam menyimpan, menggantung dan meletakkan flashdisk. Karena komponen sirkuit pada flashdisk (berwarna kuning logam) merupakan bahan yang sensitif. Untuk itu, upayakan sebelum membeli flashdisk carilah yang memiliki wadah yang baik dan yang telah teruji brand / merk-nya.
  2. Satu dari beberapa kerusakan Flashdisk seringkali disebabkan suhu, medan magnet, air dan benturan. Jadi akan lebih baik anda menghindari tempat-tempat tersebut bila akan meletakkan flashdisk anda.
  3. Pastikan flashdisk anda selalu dalam posisi yang benar saat digunakan, baik ketika memasang pada USB port ataupun ketika hendak mencabutnya.
  4. Pastikan media flashdisk anda sering di scan antivirus secara berkala dengan program antivirus yang baik. Hal ini tentunya harus lebih sering dilakukan guna memastikan data yang kita miliki lebih aman, terutama setelah berhubungan dengan internet.
  5. Hindarilah penyimpanan langsung pada flashdisk. Akan lebih baik bila kita menyimpan dahulu pada hardrive komputer terlebih dulu. Hal serupa sangat berpengaruh bila flashdisk anda digunakan untuk langsung menyimpan hasil download dari internet ataupun upload data langsung ke internet. Setiap proses read and write data secara langsung pada flashdisk akan mempengaruhi usia flashdisk.
  6. Jangan sekali-kali memaksa menyimpan data yang berlebih pada flashdisk. Upaya ini akan memaksa daya dan kapasitas terbatas yang dimilikinya. Untuk mengatasi hal ini, ada baiknya anda membeli flashdisk berkapasitas besar dan selalu menyisakan ruang kosong (free space) pada flashdisk ( minimal 2 – 5 % dari kapasitasnya )
  7. Setelah anda selesai menggunakan flashdisk pada komputer, pastikan media flashdisk telah melalui langkah SAFETY REMOVING oleh komputer. Hal inilah yang kerap terjadi disaat kita terburu-buru langsung mencabut dari USB port. Gunakanlah fitur pada komputer anda untuk melepaskan media removable disk dari komputer dengan aman, tentunya dengan klik safety remove hardware yang biasa terdapat pada pojok kanan bawah. Cara lain dapat dilakukan dengan EJECT / STOP pada bagian folder disk drive.
  8. Bila flashdisk anda bermasalah dengan virus, corrupt data, missing data/link, dan lain-lainnya akan lebih baik gunakan software yang tepat untuk melindungi data anda (seperti antivirus yang baik, program recovery yang baik, dan sebagainya). Untuk hal ini, anda dapat menemukan banyak informasi terkait dengan browsing di internet.
  9. Bila tidak memungkinkan memperbaiki flashdisk yang bermasalah, langkah terbaik adalah flashdisk anda di perbaiki oleh orang yang mengerti akan komputer. Jangan coba-coba untuk membuka flashdisk dengan paksa, karena akan berakibat lebih fatal.
Kiranya beberapa tips diatas dapat membantu kita dalam menjaga data-data yang kita miliki dalam sebuah flashdisk. Sekali lagi, lebih baik merawat dari sekarang daripada anda mengalami kehilangan DATA yang penting bagi anda.
Uraian tips diatas saya himpun dari berbagai sumber, tentunya tak menutup kemungkinan rekan-rekan memiliki cara lain yang lebih baik. Kiranya dapat disharing langsung dengan memberikan komentar atas posting ini.
Terima kasih, semoga bermanfaat…

Melacak Masalah Hardware dan Software Pada Komputer


Feature baru yang menarik pada Vista maupun Windows 7 antara lain, kita bisa melihat laporan seberat apakah PC kita terbebani dan apakah ada masalah dengan driver atau software.
Pengen tahu gimana caranya? Ikuti tip singkat berikut :
1. Buka start – Run : ketik perfmon.exe /report kemudian enter.
2. Akan muncul jendela ‘Reliability & performance monitor’. Tunggu sekitar semenit, minimize boleh dan bekerjalah seperti biasa.
3. Kemudian muncul jendela report mengenai system anda. Check satu persatu masalah yang ada, kemudian anda bisa mencari solusinya. Masalah driver bisa anda pecahkan dengan update driver melalui device manager.
Selamat Mencoba :)

Monetize your website traffic with yX Media